Selamat Datang di Website Resmi SMPN 3 Surabaya
Tuesday, 03 Mar 2026

MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD RASULULLAH SAW, SMPN 3 SURABAYA MENGADAKAN ACARA TAUSIAH DAN LOMBA PILDACIL

Diterbitkan : - Kategori : Kesiswaan / Pendidikan / Remaja Masjid

(Surabaya, 12 September 2025)

📍 smpn3sby.sch.id

📢 Akrab … Wani … Maju… Bisa!!

Pagi hari ini Jum’at (12/09/25) dalam rangka merayakan Maulid Nabi Muhammad Rasulullah SAW yang jatuh pada tanggal 4 September 2025, SMPN 3 Surabaya mengadakan acara peringatan yang terdiri dari beberapa agenda utama yaitu Penyampaian Tausiah, bershalawat bersama, lomba Pildacil, pembagian sembako, kemudian ditutup dengan shalat Jum’at berjamaah.

Sejarah singkat perayaan Maulid Nabi Muhammad Rasulullah SAW, perayaan Maulid Nabi dimulai dari perayaan sederhana di Mesir pada abad ke-10 oleh Dinasti Fatimiyah, kemudian berkembang menjadi tradisi yang menyebar di dunia Islam, termasuk Indonesia melalui dakwah Wali Songo sekitar abad ke-14 Masehi untuk menarik simpati masyarakat Jawa terhadap Islam. Perayaan Maulid Nabi ini bertujuan untuk menghormati kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan kegiatan positif seperti pembacaan Al-Qur’an, pengajian, dan pembagian makanan, serta merefleksikan teladan Nabi. Di Indonesia sendiri, perayaan Maulid Nabi dihidupkan dan disesuaikan oleh Wali Songo sekitar tahun 1404 Masehi. Mereka melihat masyarakat Jawa senang dengan kumpul-kumpul dan perayaan, sehingga tradisi yang ada diisi dengan nilai-nilai Islam untuk menarik minat mereka memeluk agama Islam. Pelaksanaan perayaan Maulid Nabi di Indonesia sendiri disesuaikan dengan sentuhan budaya lokal seperti Sekaten di Jawa, perayaan Grebeg Maulud dengan nasi gunungan, dan Maudu Lompoa di Sulawesi Selatan. 

Pelaksaan Maulid Nabi di SMPN 3 Surabaya dimulai pada pukul 07.00, peserta didik telah dihimbau untuk berkumpul di lapangan pada pukul 06.30. Sembari menunggu acara inti dimulai, para murid yang telah berkumpul di lapangan mendengarkan dan bershalawat bersama-sama diiringi dengan Hadrah yang dipersembahkan oleh Remaja Masjid SMPN 3 Surabaya.

Tepat pada pukul 07.00, acara inti dimulai dimana diawali dengan MC menyambut para murid yang telah berkumpul dilapangan kemudian disambung dengan doa awal kegiatan dan sambutan-sambutan yang diberikan oleh Kepala panitia penyelenggara kegiatan Maulid Nabi dan Ibu Kepala SMPN 3 Surabaya. Dalam sambutan Ibu Dr. Triworo Parnoningrum, M.Pd selaku Kepala SMPN 3 Surabaya, beliau menyampaikan bahwasannya penyelenggaraan Maulid Nabi di sekolah ini bertujuan untuk mendorong semangat peserta didik untuk menjadikan Nabi Muhammad Rasulullah SAW sebagai suri tauladan dalam menjalani kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan rumah. Selain itu, tujuan penyelenggaraan Maulid Nabi bertujuan untuk mengekspresikan cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW, dan meneladani akhlak mulianya.

Setelah sambutan selesai, kemudian acara dilanjutkan dengan Tausiah oleh Ustadz Dr. H. Alaika M. Bagus Kurnia PS, M. Pd. Mengenai kisah perjalanan Rasulullah SAW dan Akhlak mulia yang dimiliki oleh Rasulullah SAW seperti Siddiq, Amanah, Tabligh, Fatanah yang patut diteladani oleh seluruh umat muslim. Acara Tausiah ditutup dengan bershalawat bersama dan penyampaian pengumuman akan kegiatan selanjutnya.

Acara selanjutnya yaitu Pildacil atau Pemilihan Da’I Kecil serta pelaksanaan bakti sosial. Penyelenggaraan acara Pildacil bertempatkan di “Javanese Zone” sekolah, kegitan ini diikuti oleh berbagai murid dari perwakilan tiap kelas mulai dari kelas 7 hingga kelas 9. Pelaksanaan lomba Pildacil berlangsung dengan kondusif dan meriah, dimana para murid memberikan dukungan kepada peserta dari perwakilan tiap kelas, namun tidak hanya itu saja para murid juga memberikan tepuk tangan dan semangat kepada peserta lainnya yang baru saja memberikan tampilannya di panggung.

Di saat yang bersamaan, kegiatan lain juga berlangsung di halaman SMPN 3 Surabaya yaitu pembagian sembako kepada pengemudi Ojek Online dan orang-orang yang membutuhkan. Pelaksanaan pembagian sembako juga berlangsung secara kondusif, peserta didik secara teratur membagikan sembako dan saling membagi tugas secara efektif untuk mengurangi resiko penumpukan. (SAT/HUM)

Reporter: Humas SMPN 3 Surabaya

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar