Sejarah

  • SMP Negeri 3 Surabaya berada di jantung kota yang dikelilingi oleh pertokoan dan perkantoran (masyarakat menyebutnya “segi empat emas”), sehingga SMP Negeri 3 Surabaya sering disebut sekolah “Kota” dan menjadi idaman bagi siswa-siswi Sekolah Dasar di seluruh pelosok kota Surabaya. Di dukung dengan jalur transportasi yang dapat diakses dari berbagai penjuru, maka siswa SMP Negeri 3 berasa dari SD Negeri dan Swasta di seluruh pelosok kota Surabaya, baik dari jarak tempat, strata ekonomi serta latar belakang keluarga yang beraneka ragam. Secara historis, SMP Negeri 3 Surabaya, adalah sekolah tertua di Surabaya, yang dibangun serjak sekitar tahun 1890, yang sebelumnya bernama MULO. Dari ini juga, sehingga SMP Negeri 3 Surabaya sering disebut sebagai sekolah para pejuang.

    Secara akademis, SMP Negeri 3 Surabaya selalu berada dalam lingkaran 3 SMP Negeri favorit di Surabaya, baik dari perolehan rata-rata nilai In Put (Penerimaan Siswa Baru) maupun nilai rata-rata Out Put (Nem/NUN). Bahkan, dalam dua tahun terakhir, SMP Negeri 3 menempati peringkat ke-2 nilai komulatif Ujian Nasional di Surabaya.

    Satu ciri yang sangat kuat dari SMP Negeri 3 Surabaya, adalah sikap yang sopan dan santun serta budi pekerti yang ditanamkan dan tampak pada siswa-siswi SMP Negeri 3. Karena moto yang dikembangkan di SMP Negeri 3 adalah “Senyum, Salam, Sapa, dan Santun”.